AGEHA (Part 1)

Jumat, 15 Juni 2012

user posted image

Credit: Shonen Ai
Aythor: Yue Chiu
Genre: Friendship
- Young Saeng (Young chan)
- Kyu Jong (Kyu chan)
- Hyun Joong (Manajer Hyun)
- Hyung Joon (Hyung chan)
- Jung Min (Jung chan)
=====================================
Background Music : Ageha by W~Inds.
=====================================
Wakkanai.
Hiduplah dua pemuda gelandangan yang bernama Young Saeng dan Kyu Jong.
Mereka berdua tinggal di sebuah tempat pembuangan mobil rongsokan.
Mereka sangat miskin sekali.
Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, mereka harus bekerja.
Apapun pekerjaan yang didapat, mereka terima.
Mulai dari loper koran, buruh kuli, tukang cuci piring, tukang nyapu, dll… mereka pernah melakukannya.
Kadang kala mereka gak ada uang sepeser pun, sampai-sampai mereka gak makan seharian.
Meskipun begitu mereka tetap tabah.
Mereka malah menangkap kupu-kupu dan menyanyi seharian di taman yang gak jauh
dari tempat tinggal mereka.

Young Saeng suka sekali menyanyi, Kyu Jong sangat mahir bermain gitar.
Ketika senggang, Kyu Jong memanfaatkan waktu tersebut untuk mengarang lagu.
Mereka melalui hidup suka duka bersama.
Mereka mempunyai impian yaitu suatu saat nanti akan bersama-sama menjadi
musisi yang diakui orang banyak.
=======================================

Wakkanai.
09.45 pm.
Di Taman yang gak jauh dari tempat tinggal mereka.
Mereka berdua lagi duduk-duduk di ayunan.
” Young chan ~~ “, panggil Kyu Jong pelan.
” Ya ? “, sahut Young Saeng.
” Apa Young chan percaya suatu saat nanti aku akan pergi meninggalkan Young chan “, kata Kyu Jong.
” … “, Young Saeng hanya terdiam dan menunduk.
” Kenapa Kyu chan tiba-tiba ngomong begitu ? “, tanya Young Saeng sedih.
” Ntah lah. Tiba-tiba aja terucapkan olehku “,
” Emangnya Kyu chan mau kemana ? Bisakah Kyu chan membawaku juga ? “,
” Tidak tahu… Aku gak tahu mau pergi kemana.. Yang jelas, tempatnya jauh. Jauh sekali… Dan aku harus pergi sendirian aja. Jadi gak bisa mengajak Young chan “, jelas Kyu Jong tersenyum.
” Harus begitu kah ? “, tanya Young Saeng dengan mata memerah.
Kyu Jong hanya tersenyum.
” Tapi kalau Young chan gak bisa menemukanku, Young chan bisa mencariku di sini. Karna aku akan selalu di sini. Tempat ini penuh dengan kenangan indah ketika kita bersama “
==========================================

Wakkanai.
Beberapa hari kemudian.
03.43 pm.
Di restoran tempat Young Saeng bekerja sebagai pramusaji.
Young Saeng sedang mengepel lantai.
Tiba-tiba dia melihat iklan yang ditanyangkan di TV.
Sebuah iklan audisi pencarian bakat.
” Ini lah saatnya ! “, kata Young Saeng sambil tersenyum setelah melihat iklan itu.
===========================================

07.15 pm.
Setelah selesai bekerja, Young Saeng langsung bergegas berlari menuju rumah.
” Kyu chan pasti senang mendengarnya “, pikir Young Saeng gembira.
Begitu sampai rumah.
” Kyu chan !!! Aku pulang !!!! “, teriak Young Saeng kegirangan.
Sunyi …
” Kyu chan belum pulang rupanya. Jemput ah ~~ “, pikir Young Saeng.
Young Saeng bergegas pergi menjemput Kyu Jong yang lagi bekerja di swalayan.
============================================
07.20 pm.
Di swalayan.
” Kyu Jong dari tadi pagi gak masuk kerja “, kata petugas swalayan pada Young Saeng.
” Kyu chan hari ini gak masuk kerja ? “, Young Saeng merasa heran.
” Iya tuh. Gak ada kabarnya “, sambung petugas itu.
” O, gitu. Terima kasih ! “, Young Saeng membungkukkan badannya dan pergi mecari Kyu Jong.
” Kyu chan kemana ya ? “, pikir Yong Saeng.
Tiba-tiba aja Young Saeng teringat dengan pembicaraannya dengan Kyu Jong di taman beberapa hari yang lalu.
” Jangan-jangan… “,
Young Saeng langsung mencari Kyu Jong.
” Kyu chan jangan pergi tinggalin aku !!! “, teriaknya dalam hati.
===============================================
09.10 pm.
Di taman.
Setelah berjam-jam mencari Kyu Jong, tetap aja gak ketemu.
Young Saeng terduduk di bangku.
Young Saeng merasa sedih dan kebingungan.
” Kyu chan bener-bener pergi ninggalin aku “, kata Young Saeng sambil mulai menangis sendirian di taman.
Beberapa saat kemudian.
” Gak ! Aku gak boleh nangis !! “, Young Saeng berhenti menangis dan mengusap air matanya.
” Kyu chan pasti kembali. Aku akan menunggu Kyu chan di sini. Aku yakin, Kyu chan gak mungkin ninggalin aku !! “, kata Young Saeng dengan yakinnya.
Dengan tekad yang kuat, Young Saeng menunggu Kyu Jong di taman.
===============================================
11.05 pm.
Di taman.
” Di sini rupanya “, kata Kyu Jong sambil tersenyum melihat Young Saeng yang lagi tertidur pulas di bangku taman.
” Kalau tidur di sini bisa masuk angin “, katanya.
Kyu Jong langsung menggendong Young Saeng pulang ke rumah.
================================================
07.00 am.
Di tempat pembuangan mobil rongsokan.
Sinar matahari yang hangat menembus dinding-dinding yang terbuat dari kardus.
Bunyi kicauan burung di pagi hari membangunkan Young Saeng yang lagi tidur.
Begitu tersadar dari tidurnya, Young Saeng melihat sosok Kyu Jong di hadapannya.
” Pagi, Young chan !! “, sapa Kyu Jong sambil tersenyum.
” Kyu chan !! “, spontan Young Saeng langsung memeluk Kyu Jong.
” Aku yakin, Kyu chan pasti akan kembali “, katanya tersenyum bahagia.
Kyu Jong hanya tersenyum.
==================================================
07.35 am.
Young Saeng dan Kyu Jong lagi ngobrol sambil duduk-duduk di atas mobil rongsokan.
” Audisi ? “, tanya Kyu Jong.
” Yup ! “, angguk Young Saeng.
” … “, Kyu Jong terdiam.
” Audisinya kurang dari seminggu. Telat. Aku baru tahu kabarnya kemarin sich. Kita harus menyiapkan diri kita mulai dari sekarang “, kata Yong Saeng semangat.
” … “
” Mengenai biaya ke Tokyo, Kyu chan gak usah pikirin. Aku bisa ngutang dulu ke bos…hehe “,
” … “
” Kyu chan kenapa diam ? “, tanya Young Saeng merasa dikacangin.
” Nanti aku pikirkan lagi. Sekarang aku pergi kerja dulu ya. Bye Young chan ! “, Kyu Jong turun dari mobil pergi meninggalkan Young Saeng.
” Kyu chan sepertinya gak setuju “, pikir Young Saeng sedih.
===================================================
07.40 am.
Di jalan.
Kyu Jong lagi memikirkan ajakan Young Saeng tadi.
- Kyu Jong PoV -
Young chan sepertinya berharap sekali.
Tapi dengan kondisiku yang sekarang ini…
Sedih juga harus nolak.
Soalnya ini kesempatan untuk mewujudkan impian kami sejak dulu.
Bagaimana ya ??
Apa yang harus aku lakukan ??
Apa terus terang aja ke Young chan ??
Tidak !!
Young chan gak boleh tahu !
Kalo Young chan sampai tahu hal ini, Young chan akan sedih sekali.
- Kyu Jong PoV End -
====================================================
08.05 pm.
Di taman.
Seperti biasa, mereka duduk-duduk di ayunan sambil ngobrol.
” Young chan ~~ “, panggil Kyu Jong.
” Ya ? “,
” Aku mau Young chan janji satu hal padaku “
” Janji apa ? “
” Pokoknya janji deh “
” Yup ! Aku janji “
” Janji ? “, Kyu Jong menjulurkan kelingking kanannya ke Young Saeng.
” Janji “, Young Saeng mengaitkan kelingking kanannya ke kelingking Kyu Jong.
Mereka berdua saling bertukar senyum.
” Janji ya, kalau Young chan mau ikut audisi di Tokyo tanpa aku “, kata Kyu Jong tersenyum.
Senyum yang dilontarkan Young Saeng tadi tiba-tiba berubah menjadi cemberut setelah mendengar perkataan Kyu Jong.
” Gak mau !! “, Young Saeng melepaskan kelingkingnya yang masih terkait di tangan Kyu Jong.
” Kan Young chan udah janji. Yang namanya janji ya harus ditepati lho “, bujuk Kyu Jong.
” Gak mau !! Pokoknya kita harus pergi ke Tokyo bersama !! “, bantah Young Saeng.
” Young chan kan udah janji “, Kyu Jong mengingatkan Young Saeng.
” Kenapa Kyu chan gak ikut ? “, tanya Young Saeng sedih.
” Ya, karna.. Karna.. “, Kyu Jong hanya cengar-cengir gak bisa memberi alasan yang tepat.
” Apa karna aku ini selalu menyusahkan Kyu chan ? “, tebak Young Saeng.
” Gak !! Bukan gitu ! Young chan jangan pernah berpikiran seperti itu. Aku sama sekali gak pernah menganggap Young chan itu menyusahkan “, jelas Kyu Jong.
” Lalu kenapa ? “
” Karna, ada kerjaan yang harus aku kerjakan di sini. Aku udah janji mau membantu hyung chan, jadi… “, alasan Kyu Jong.
” Bohong !! “, potong Young Saeng.
” Young chan gak yakin padaku ? “
” … “
” O, begitu ya. Percuma aja aku jelasin kalau Young chan gak yakin apa yang aku katakan “, Kyu Jong bergegas meninggalkan Young Saeng.
” Aku yakin kok “, Young Saeng menarik tangan Kyu Jong.
” Selamanya, apa yang Kyu chan katakan. Aku akan yakin ! “, tegas Young Saeng sambil menangis.
” Aku senang mendengarkannya. Terima kasih, Young chan “, Kyu Jong langsung memeluk Young Saeng.
====================================================
03.20 pm.
Di taman.
Kyu Jong mengajak Young Saeng ke taman karna ada yang mau ditunjukkan ke Young Saeng.
Mereka berdua duduk di bangku yang ada di taman.
” Ada yang mau aku sampaikan pada Young chan “, kata Kyu Jong sambil memengang gitar kesayangannya.
” Apa ? “
” Dengerin ya. Ini aku buat khusus untuk persahabatan kita “, Kyu Jong mulai melantunkan melodi dari gitarnya, kemudian Kyu Jong mulai menyanyikan sebuah lagu ciptaannya yang baru.
Nage tsuketa sabishisa wo (The loneliness you threw)
Yuki de katamete (Was frozen by the snow)

Kimazui mama hana wa saki (Awkwardly, the flower bloom)
Kimi wa yuku (And you slipped away)

Ano hi kimi no yume wo hagurakashite gomen (Sorry that I avoided your dream that day)
Boku dake ga oite yukare sou de (It seems like I am the only one being left behind)

Ageha chou otta ano natsu no hi (We chased the butterfly on that summer day,)
Mou ichido anna fuu yume tsukamaerareru (I can capture my dream once again like that)
Sou shinyuu no kimi naraba (Yeah, if you are my best friend)

Young Saeng terpesona mendengar lagu ciptaan Kyu Jong.
(A.N : Author juga gitu)
======================================================
Setelah selesai nyanyi.
Plok… plok.. plok..
Young Saeng bertepuk tangan.
” Terima kasih, Young chan ! “, Kyu Jong merasa tersipu.
” Lagunya sangat menyentuh. Kyu chan emang hebat ! “, puji Young Saeng.
” Hehehe… Young chan suka kan ? “,
” Yup. Suka !! Sukaaaa banget !! Apa pun yang dibuat Kyu chan, aku suka kok “
Kyu Jong tersenyum puas.
” Judulnya apa, Kyu chan ? ” tanya Young Saeng.
” Ageha “, jawab Kyu Jong tersenyum.
” Ageha. Jadi teringat masa lalu kita sewaktu menangkap kupu-kupu “, Young Saeng membayangkan kembali masa lalu yang bersama Kyu Jong.
” Young chan ~~ “, panggil Kyu Jong menyadarkan lamunan Young Saeng.
” Ya ? “
” Mau berjanji satu hal lagi gak ? “, tanya Kyu Jong tersenyum.
” Jangan aneh-aneh lagi ya “,
” Janji ? “,
Seperti biasa Kyu Jong menjulurkan kelingking kanan ke Young Saeng.
Young Saeng pun langsung mengaitkan jari kelingking ke kelingking Kyu Jong.
” Janji “, tegas Young Saeng tersenyum.
” Janji ya. Aku ingin mendengar Young chan menyanyikan lagu Ageha “
” Sekarang ? “, tanya Young Saeng heran, soalnya Young Saeng baru pertama kali denger lagu itu.
” Gak sekarang kok. Tunggu waktu Young chan kembali dari Tokyo. Tentunya sebagai
seorang penyanyi yang terkenal. Aku akan menunggu Young chan di sini. Janji ? “
” Iya. Aku janji ! “, janji Young Saeng pada Kyu Jong.
” Asalkan Kyu chan mau menungguku pulang “, sambung Young Saeng sambil tersenyum.
Kyu Jong hanya mengangguk dan membalas senyuman Young Saeng.
=====================================================
Beberapa hari kemudian…
1 hari sebelum audisi.
08.15 am.
Di Stasiun Wakkanai.
Kyu JOng dan Hyung Joon mengantar kepergian Young Saeng.
” Sampai di Tokyo, kabari aku ya “, pesan Kyu Jong.
” Iya “, jawab Young Saeng.
” Udah sana, masuk lah “, Kyu Jong menyuruh Young Saeng segera masuk ke kereta.
” Kyu chan janji ya, akan menungguku pulang “, tanya Young Saeng.
Kyu JOng hanya mengganguk.
” Hati-hati ya “, kata-kata perpisahan dari Kyu JOng.
Young Saeng berusaha untuk tersenyum.
Young Saeng pun bergegas masuk ke dalam kereta.
Tak lama kemudian.
Kereta perlahan-lahan mulai bergerak.
Semakin lama semakin laju.
” Selamat tinggal, Young chan ! “, Kyu Jong melambai-lambaikan tangan dengan sedih.
” Jangan bilang selamat tinggal. Katakan sampai jumpa kembali “, kata Hyung Joon
 sambil merangkul Kyu Jong.
” Ya, sampai jumpa lagi, Young chan ! “, Kyu Jong tersenyum.
Perlahan-lahan Kyu Jong mulai menangis.
Hyung Joon yang ada di dekatnya langsung memeluk Kyu Jong.
======================================================
04.25 pm.
Wakkanai.
Cafe tempat Kyu Jong bekerja.
” Kyu jong, ada telepon untukmu “, panggil temannya.
Dengan segera Kyu JOng menjawab telepon itu.
” Halo ? “, kata Kyu JOng.
” Hai, Kyu Jong ! Ini aku ”
” Hai, juga “
” Bagaimana ? ”
” Young chan tadi pagi udah berangkat “
” O, begitu ”
” Hyun chan ~~ Aku titip Young chan ya “
” Tenang aja, aku akan menjaganya dengan baik kok ”
” Terima kasih “
” Aduh, jangan bilang terima kasih. Soalnya hanya ini lah yang bisa aku lakukan”
” … “
” Ngomong-ngomong, kenapa kamu gak ikut ke Tokyo juga ? ”
” O, itu.. Aku ada kerjaan. Sebagai seorang yang profesional, gak enak kan harus
 ninggalin kewajiban yang belum dituntaskan “
” Kamu emang profesional ”
=======================================================
Sesampainya di Stasiun Tokyo, Young Saeng langsung mengubungi Kyu Jong lewat
telepon umum.
Setelah berbicara singkat dengan Kyu Jong di telepon.
Young Saeng segera melanjutkan perjalanan ke tempat audisi SS Ent. dengan berjalan kaki.
Sesampai di depan gedung SS Ent.
Karna kecapekan Young Saeng tidur di bangku taman yang terletak gak jauh dari
 gedung SS Ent.
==============================================
09.45 am.
Audisi pun dimulai.
Young Saeng dijegat oleh satpam.
” Mana label peserta Anda “, tanya satpam.
” Label peserta ? “, Young Saeng malah bingung.
” Iya, untuk masuk ke dalam, Anda harus nunjukin label peserta terlebih dahulu “,
jelas satpam.
” Bagaimana ya caranya supaya saya dapat label peserta ? “, tanya Young Saeng.
” Maaf, pendaftaran udah ditutup 2 hari yang lalu. Seharusnya Anda tahu hal ini.
Silahkan ikutin audisi yang akan datang “, saran satpam itu.
” Tapi, saya… “
Satpam itu langsung memberikan istarat agar Young Saeng pergi.
” Memang gak bisa ya ? “, tanya Young Saeng kecewa.
Satpam itu diam aja.
Young Saeng tahu apa maksud satpam itu.
Akhirnya Young Saeng pergi meninggalkan si satpam.
===============================================
09.55 am.
Di taman yang terletak gak jauh dari gedung SS Ent.
Young Saeng lagi duduk di bangku taman sambil menangis.
” Maaf, Kyu chan ~~ Aku gak bisa tepatin janjiku “,
================================================
~ To Be Continued ~
================================================


credit: peaprincess501.wordpress.com
posted by Ririn@thehonesty7.blogspot.com

take this out with full credit, please! 

0 komentar:

Posting Komentar