Credit: Shonen Ai Indo Forum
Author: Yue Shiu
Title: Ageha (Part 2~End)
Cast: SS501′s Members
Genre: Friendship

Gedung SS Ent.
Saat-saat audisi.
- Manajer Hyun Pov -
Huf..
BT…
Semuanya sama aja..
BTW, dia kemana ya ?
Dari tadi aku lihat, namanya gak ada di daftar.
Cari di luar ah.
Aku berdiri dari kursiku.
” Manajer Hyun, mau kemana ? “
” Suntuk. Mau keluar sebentar “, jawabku.
” Tapi audisinya… “
” Juri kan gak hanya aku doank, masih ada 3 juri lagi di sini. Aku serahkan pada kalian “, kataku pada ketiga juri yang ada.
Aku bergegas meninggalkan ruangan audisi.
========================================================
Aku menunjukkan sebuah foto pada satpam.
” Ada lihat orang yang ada di foto ini ? “, tanyaku sambil menunjuk foro Young Saeng.
” Sepertinya pernah “, satpam itu berpikir sejenak.
” O, iya ! Tadi dia ke sini “
” Terus kemana dia ? “, tanyaku.
” Sudah pergi, Pak. Soalnya dia tidak punya label peserta. Sesuai prosedur, kalau peserta yang tidak membawa label peserta tidak diperbolehkan masuk. Jadi…”
Tanpa mendengarkan penjelasan panjang lebar dari satpam, aku pun langsung pergi untuk mencarinya.
Semoga aja, dia gak jauh-jauh dari sini.
======================================================
Setelah lama berkeliling di sekitar gedung, rupanya dia ada di taman belakang.
Dari jauh aku perhatikan, sepertinya dia lagi menangis.
Aku perlahan-lahan mendekatinya.
” Kenapa sendirian di sini ? “, tanyaku.
Spontan dia langsung mengusap air matanya.
Dia beneran lagi menangis.
” Boleh aku duduk di sampingmu ? “, tanyaku lagi.
Dia langsung menyingkirkan tasnya dari bangku.
” Silahkan “, katanya mempersilahkan aku untuk duduk.
Akupun duduk di sebelah kirinya.
Aku terus memperhatikannya, sepertinya emang dia orangnya.
Tidak salah lagi.
” O, ya, Kamu belum jawab tu pertanyaanku tadi “, aku mengingatkannya kembali.
” … “
” Kenapa kamu menangis ? “, jelasku.
” Aku sedih, karna aku gak bisa tepati janji pada sahabatku “,
” Emangnya kamu janji apa ? “
” … “, dia hanya diam aja.
” Oops, maaf. Sepertinya aku terlalu ingin tahu… Hehe… “
” Kenapa Anda minta maaf ? Anda gak salah kok “,
” Lalu ? “
” Aku udah berjanji pada sahabatku, akan kembali ke Wakkanai sebagai seorang penyanyi yang terkenal. Tapi sekarang… Belum ikut audisi aja aku udah gagal. Aku bener-bener payah “, jawabnya berusaha untuk tersenyum padaku.
” Kamu benar-benar ingin jadi penyanyi ? “
Dia mengangguk.
” Sejak dulu, itulah harapan kami “, sambungnya.
Kami ??
Mungkin maksudnya dia dan Kyu Jong.
” OK ! “, Aku beranjak dari bangku.
Aku menjulurkan tangan kananku padanya.
” Ikut lah denganku. Aku janji akan mewujudkan impian kalian “, kataku dengan yakin.
Dia malah bengong melihatku.
” Kamu gak yakin denganku ? “, tanyaku.
Dia menatapku sambil tersenyum lalu menyambut tanganku.
” Aku yakin “, katanya.
Kemudian dia beranjak dari bangku.
” Sorot mata Anda sama seperti sahabatku ketika mengucapkan janji. Sahabatku gak pernah ingkar janji “, sambungnya sambil tersenyum.
” Terima kasih. Perkenalkan, namaku Hyun Joong. MUlai sekarang panggil aku Manajer Hyun ” kataku.
” Aku Young Saeng “, katanya.
Akhirnya aku temukan juga.
Kyu Jong, aku janji akan menjaganya dengan baik.
Karna, hanya inilah yang bisa aku lakukan untuk membalas kebaikanmu selama ini.
- Manajer Hyun PoV End -
========================================================
Setelah bertemu dengan Manajer Hyun, Young Saeng tinggal bersamanya.
Young Saeng dilatih selama 6 bulan di SS Ent.
Selama 6 bulan ini lah dia mengalami banyak hal.
Suka duka menjalani traning, perlakuan Manajer Hyun yang begitu memanjakannya, dan lainnya.
Hal tersebut selalu dia tuangkan ke dalam surat yang kemudian ditujukan untuk Kyu Jong.
Young Saeng dan Kyu Jong saling surat-suratan.
Young Saeng ingin sekali bertemu dengan Kyu Jong, tapi gak bisa.
Karna Kyu Jong selalu melarangnya dengan alasan Young Saeng belum terkenal.
===============================================================
Setelah single debut perdana Young Saeng sukses.
Kini nama Young Saeng perlahan-lahan mulai boomming di kalangan entertain.
Manajer Hyun merasa senang akan hal itu.
=====================================================================
03.44 pm
Tokyo.
Manajer Hyun sedang berbicara di telepon dengan Kyu JOng.
” Sekarang Young Saeng udah jadi penyanyi yang lagi boomming lho “, pamer Manajer Hyun.
” Aku senang mendengarkannya. Terima kasih, Hyun chan ”
” Jangan bilang terima kasih, nanti aku marah lho. Itu sudah tugasku kok “
” … “
” Kamu kapan nich nyusul ke Tokyo ? “
” Haha.. ”
” Kenapa malah ketawa ? “
” Aku, masih ada kerjaan ”
” Kerja mulu. Dulu katanya ingin jadi musisi terkenal. Kamu gak ingin jadi penyanyi seperti Young Saeng ? “
” Cukup Young chan aja yang jadi penyanyi. Dengan begitu aja aku juga udah senang ”
” … “
” Hyun chan ~~ “
” Ya ? “
” Aku ada permintaan nich ”
” Katakan aja “
” Sebelum itu, janji dulu ”
” OK! Aku Manajer Hyun berjanji akan melakukan apapun yang diminta Kyu Jong sahabatku “
” Hahaha… Hyun chan terlalu berlebihan ”
” Begitu kah ? hahaha”
” Hyun chan ~~ Janji ya akan melarang Young chan untuk kembali ke Wakkanai bertemu denganku “
” Apa ? Kenapa begitu ? “, Manajer Hyun terkejut.
” Pokoknya janji ya ? Aku juga nanti akan perlahan-lahan menjauhinya ”
” Tapi kenapa begitu ? “
” Untuk kebaikan Young chan. Kalau Young chan terus berhubungan denganku, itu akan mengungkit masa lalu Young Saeng yang kelam. Jadi…
” Kalau begitu itu akan membuat Young Saeng sedih “
” Aku tahu. Tapi mau gimana lagi. Tolong ya, Hyun chan. Kan udah janji lho ”
” Emang agak berat sich, tapi it’s OK lah “
” Selama aku gak ada, tolong jaga Young chan baik-baik ya “
” Iya. Aku janji “
==============================================================
Beberapa minggu kemudian.
” Young chan, ada surat dari Kyu chan lho “, kata Jung Min, asistennya sambil melambai-lambaikan surat itu ke Young Saeng.
Dengan girangnya Young Saeng mengambil surat itu dan kemudian membacanya di kamar.
Apa kabar,Young chan ? Di sini aku tetap baik-baik aja.
Young chan, ada yang ingin aku sampaikan. Tapi sebelum itu, janji dulu ya ?
Young chan gak perlu kait jari kok, soalnya aku yakin Young chan pasti mau berjanji untukku, iya kan Young chan ?
Aku ingin Young chan tidak menulis surat untukku lagi.
Juga tidak menghubungiku lagi.
Lupakan aku.
Dan yang paling utama, lupakan janji Young chan untuk kembali ke Wakkanai.
Young chan jangan tanya kenapa aku melakukan ini, ya.
Pokoknya Young chan janji ya, jangan berhubungan denganku lagi, lupakan janji Young chan yang dulu-dulu.
Mungkin ini surat yang terakhir dariku.
Young chan jangan sedih ya, kalau Young chan sedih, akupun akan lebih sedih lagi.
Good bye Young chan.
SEMANGAT !!!
Dari Kyu chan.
Setelah membaca surat dari Kyu Jong, Young Saeng langsung menangis.
Young Saeng segera mengubungi Kyu Jong lewat ponselnya.
Tapi gak diangkat.
” Kyu chan benar-benar akan melupakanku kah ? “, pikirnya.
=====================================================
Beberapa hari kemudian.
Young Saeng terus menghubungi Kyu Jong dengan cara menelepon dan menyuratinya secara diam-diam, karna Manajer Hyun melarangnya untuk berhubungan lagi dengan Kyu Jong.
Seberapa gigihnya Young Saeng tetap aja gak ada tanggapan sama sekali dari Kyu Jong.
Hal ini lah yang membuat Young Saeng kehilangan mood.
” Young chan, ayo ganti pakaianmu dengan ini “, kata Jung Min sambil menyodorkan kostum.
” … “, Young Saeng lagi melamun.
” Young chan ~~ “, panggil Jung Min.
” I, iya ? “, tanya Young Saeng tersadar dari lamunannya.
” Ayo, ganti pakaian Young chan. Sebentar lagi waktunya lho “,
” Jung chan, kita ke Wakkanai yuk “, kata Young Saeng yang gak nyambung.
” Hah ? Sekarang ?? “, tanya Jung Min heran.
” Mau kan, Jung chan ? “
” Jangan sekarang, soalnya bentar lagi kan Young chan harus perform “,
” Begitu ya “, Young Saeng langsung mengambil kostum yang dipegang Jung Min dan berjalan menuju ruang ganti.
” Akhir-akhir ini Young chan sering melamun deh “, pikir Jung Min.
Melihat sikap aneh Young Saeng, Jung Min langsung melaporkannya ke Manajer Hyun.
Manajer Hyun merasa bersalah karna udah melarang Young Saeng untuk berhubungan dengan Kyu Jong.
Habis mau gimana lagi, itu permintaan Kyu Jong sendiri.
======================================================
Seminggu kemudian.
Manajer pergi ke Wakkanai untuk berbicara langsung dengan Kyu Jong.
Di taman.
Mereka duduk di ayunan sambil berbicara.
- Manajer Hyun Pov -
Udah lama gak bertemu, Kyu Jong tampak gak gitu sehat, wajahnya pucat.
” Kamu lagi sakit ya ? “, tanyaku.
Dia hanya tersenyum.
” Bagaimana dengan Young chan ? Baik-baik aja kan ? “, tanyanya seolah-olah mengalihkan pembicaraan.
” Young Saeng sering melamun, kadang aku melihatnya menangis sendirian di kamarnya. Dia terus menunggu kabar darimu. Sebaiknya kamu menghubunginya “,
” Aku gak bisa “
” Kenapa ? “
” Karna keadaan “, jawabnya dengann singkat.
” Apa karna Young Saeng udah terkenal, kamu malah menjauh darinya ? Kamu takut masa lalu Young Saeng akan terbongkar oleh publik ? “, tanyaku sedikit marah.
” Ya, begitu lah “,
” Aku gak percaya ! Bagaimana dengan janji yang pernah dibuat Young Saeng ? “,
” Aku udah menyuruh Young chan untuk melupakannya. Dan bahkan akupun sekarang udah melupakannya “,
” Semudah itu kah kamu melupakan sebuah janji yang udah pernah disepakati ? “, aku mulai marah mendengar perkataan Kyu Jong yang bergitu santai.
Kenapa dia dengan entengnya berkata seperti tu ?
Dia benar-benar gak pedulikah dengan Young Saeng ??
” Kamu benar-benar gak peduli lagi dengan Young Saeng ? Kamu gak mengganggapnya sebagai sahabatmu lagi ? “
Kyu Jong beranjak dari ayunan.
” Ya, gitu deh ! Young chan kan udah terkenal, kurasa Young chan gak membutuhkan aku lagi. Titip pesan untuk Young chan, katakan pada Young chan supaya jangan cengeng “, katanya dengan enteng.
” Kamu !! “, aku mendorong Kyu Jong.
Kyu Jong langsung jatuh ke tanah.
Aku menarik kerah bajunya.
” Apa jadinya kalau dia mendengarkan semua perkataanmu ini ! Kenapa kamu gak memikirkan perasaannya sekarang “, marahku.
” Untuk apa aku harus memikirkannya, kalau hal ini bisa membuatku sedih “
” … “
” Persahabatanku dengan Young chan cukup sampai segitu, aku pun perlahan-lahan udah melupakan kenangan ku bersama Young chan “
” Keterlaluan !! “, aku mengayunkan tinjuku ke tanah.
” Kenapa kamu dengan mudahnya bisa melupakannya ? “, tanyaku sambil menangis.
Aku melepaskan cengkramanku.
Aku berbaring di sebelahnya.
Aku benar-benar kecewa dengan Kyu Jong yang ini.
Kenapa dia begitu dingin ?
Kenapa dia gak menghargai persahabatannya dengan Young chan ??
” Hyun chan ~~ “, panggilnya.
” … “
” Seandainya Hyun chan berada di posisiku yang sebenarnya, apa yang akan Hyun chan lakukan ? “, tanyanya.
” Aku… “
” Hyun chan pasti akan melakukan hal yang sama sepertiku, bukan ? “
” Aku gak akan sepertimu ! Dengan mudahnya melupakan sahabat terbaik hanya karna menganggap dirinya sebagai aib “, bantahku.
” Hyun chan masih belum mengerti “
” Emangnya apa yang belum aku mengerti. Kamu sendiri, apa kamu mengerti perasaan orang lain ? Sahabatmu itu benar-benar sedih kalau kamu sampai melupakan semua kenangannya bersamamu. Aku tahu, meskipun kenangan itu kadang kala ada yang kelam maupun indah, tetap aja yang namanya kenangan itu gak bisa dilupakan semudah itu. Aku pun begitu, gak akan melupakannya. Kemana Kyu Jong yang selama ini aku kenal ?? Kyu Jong yang selalu menghargai sebuah persahabatan ?? Yang gak akan memutuskan hubungan persahabatan hanya karna hal yang bodoh “,
Aku terus menceramahi Kyu Jong.
Kyu Jong hanya diam aja terbaring di sebelahku.
” Kurasa percuma aku menjelaskan panjang lebar begini, kamu emang benar-benar berubah “, aku perlahan-lahan bangkit berdiri.
” Minggu depan, album perdana Young Saeng akan diterbitkan. Aku harap kamu mau memberinya sepatah kata yang dapat membuatnya senang “, pesanku.
Kyu Jong malah memejamkan mata, seolah-olah gak menghargai perkataanku itu.
” Huh.. Aku menyia-nyiakan waktuku hanya untuk meladenimu “, katanya kesal.
Kyu Jong tetap aja gak ada reaksi sama sekali.
” Hey !! Kalau orang lagi ngomong didengerin donk !! “, aku mengguncang-gungcang badannya supaya dia bangun.
Tapi…
Kyu Jong gak bangun-bangun.
Wajahnya pucat banget.
Dia pingsan !!
Aku segera membawanya ke rumah sakit terdekat.
======================================================
Setelah mendengar pernyataan dari dokter, ternyata Kyu Jong sakit parah.
Waktunya gak lama lagi.
Aku benar-benar sedih mengetahuinya.
Kyu Jong mengalami gagal ginjal.
Ini semua gara-gara aku.
Seandainya waktu itu aku menolak permintaan Kyu Jong untuk mendonorkan ginjalnya padaku.
Mungkin Kyu Jong gak akan menderita seperti ini.
Kyu Jong maafkan aku.
Aku salah menilaimu.
========================================================
05.15 pm.
RS Wakkanai.
Aku menghampiri Kyu Jong yang terbaring lemah.
” Kyu Jong, maafkan aku “, kataku sambil menangis.
” Ini bukan salah Hyun chan kok “, Kyu Jong tersenyum ramah padaku.
” Kenapa kamu gak cerita padaku ? “
” Hal yang gak penting seperti ini, untuk apa harus diceritakan. Yang nantinya akan membuat sedih aja “
” Aku tadinya emang gak ngerti keadaanmu, tapi sekarang aku mengerti. Aku juga akan melakukan hal yang sama jika di posisi yang sekarang ini. Maaf, tadi aku bersikap kasar kepadamu “
” kalau aku di posisi Hyun chan, aku juga akan sekasar itu “, Kyu Jong lagi-lagi tersenyum.
” Janji ya, jangan ceritakan pada Young chan “, pinta Kyu Jong.
” … “
” Janji ya Hyun chan ? “, tanya Kyu Jong sambil menjulurkan kelingking kananannya padaku.
” Aku janji “, aku mengkaitkan kelingking kananku ke kelingking kanannya.
” Terima kasih “,
” Jangan ucapkan kata itu. Itu akan membuatku merasa bersalah “,
Kyu Jong hanya tersenyum.
Kami bercerita lebih banyak mengenai hal-hal yang gak aku ketahui.
Selama Young Saeng gak ada, Kyu Jong selalu ditemani sahabatnya yang bernama Hyung Joon.
Sepertinya Hyung Joon orang yang baik, dia selalu memperhatikan kesehatan Kyu Jong.
==============================================================
Setelah 2 hari tinggal di Wakkanai, aku harus kembali lagi Ke Tokyo.
Aku memberitahukan mengenai album perdana Young Saeng yang berjudul ‘Ageha’ kepada Kyu Jong.
Kyu Jong sangat senang sekali mendengarnya.
Aku sangat berharap sekali kalau Kyu Jong bisa hadir saat peluncuran album perdana Young Saeng, tapi sayangnya Kyu Jong menolak dengan alasan ingin Young Saeng melupakannya.
========================================================
Setelah Album perdana Young Saeng diterbitkan.
Album itu mendapat banyak respon dari penggamarnya.
Bahkan Lagu Ageha yang merupakan lagu utama dari album tersebut, berhasil menduduki rank #1 di chart music.
Aku sangat senang sakali.
Kyu Jong pasti senang mengetahuinya.
Tapi hal ini sama sekali gak membuat Young Saeng senang.
” Young saeng kenapa ? “, tanyaku ketika melihatnya lagi melamun.
” Aku ingin ke Wakkanai. Ingin ketemu Kyu chan “, jawabnya.
Lagi-lagi dia berkata begitu.
Setiap kali aku tanya, jawabannya selalu aja begitu.
” Kenapa kamu selalu berpikiran ingin ke Wakkanai !! Aku kan udah bilang, jangan ungkit-ungkit masa lalu mu !! Lupakan orang yang kamu sebut Kyu chan itu !! “, marahku.
” Manajer Hyun ~~ “
” Pokoknya jangan ungkit-ungkit lagi !! Aku gak suka dengernya !! “,
Young Saeng hanya menunduk setelah aku memarahinya.
Apa aku terlalu kasar ??
Tapi ini untuk kebaikannya.
Agar suatu saat nanti Young Saeng tidak merasa kehilangan yang cukup mendalam ketika Kyu Jong gak ada.
===========================================================
Beberapa minggu kemudian.
Young Saeng jadi pendiam setelah aku marahi.
Aku menceritakan hal ini kepada Kyu Jong, tapi Kyu Jong malah cuek.
===========================================================
04.20 pm.
Saat Rehearsal.
” Young Saeng, ngapain kamu masih di sana, ayo naik ! “, teriakku dari atas panggung.
” Young chan sepertinya melamun lagi “, kata Jung Min.
Aku turun dari panggung dan berjalan menghampiri Young Saeng yang lagi duduk di bangku penonton.
” Kenapa malah bengong ! Ayo, rehearsal !”, marahku.
” … “,
Aku menarik Young Saeng ke atas panggung.
” Young chan, Semangat !! “, suport Jung Min.
” OK, siap ? Music !! “,
Musik udah berjalan, Young Seang pun pulai melantunkan lagu Ageha.
Aku dapat merasakan perasaan yang dirasakannya saat ini dari baris per baris lirik yang dinyanyikannya.
Saat menyanyi, aku melihat Young Saeng menangis.
Dan, tiba-tiba…
Bruk !!
Young Saeng ambruk seketika.
Aku bergegas menghampirinya.
” Young Saeng “, panggilku.
Karna gak ada respon, aku langsung menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit.
============================================================
05.00 pm.
RS Tokyo.
Penyebab Young Saeng pingsan karna depresi.
Mungkin karna aku memarahinya.
Kasih tahu Kyu Jong gak ya ?
Jangan dulu deh.
Tiba-tiba ponselku berdering.
Dari Kyu Jong ?
” Halo ? “, sahutku.
Setelah mendapat kabar dari Hyung Joon, aku langsung terbang ke Wakkanai.
====================================================
07.45 pm.
RS Wakkanai.
Aku tergesa-gesa berlarian di koridor RS.
Aku mendapat kabar dari Hyung Joon, kalau Kyu Jong telah meninggal tadi sore di taman.
Aku benar-benar gak mengira.
Kyu Jong akan pergi secepat ini.
Saat di kamar mayat, aku melihat sosok Kyu Jong yang terbaring lemas dengan wajah yang pucat.
” Kyu chan udah pergi “, kata Hyung Joon sambil menangis.
” Kyu Jong, jangan pergi.. Apa yang harus aku katakan pada Young Saeng ? Young Saeng benar-benar ingin bertemu denganmu “, aku mengangis sambil memeluk tubuh Kyu Jong yang dingin membeku seperti es.
” Kyu Jong ~~ “,
====================================================
09.15 am.
Pemakaman Umum Wakkanai.
Setelah Kyu Jong dimakamkan.
” Apa yang harus aku lakukan ? Kyu Jong, beri tahu aku “, aku terus menangis di makam Kyu Jong.
Tapi aku gak menemukan jawaban, karna Kyu Jong benar-benar udah pergi.
Sekarang aku harus bagaimana ?
Ini semua gara-gara aku.
” Manajer Hyun, Kyu Jong titip ini untuk Anda “, Hyung Joon menyerahkan sepucuk surat kepadaku.
Aku langsung membacanya.
Untuk Hyun chan. Ketika Hyun chan membaca surat ini, mungkin aku udah pergi jauh. Jauuuuuuhhh sekali…
Aku cuma ingin sampaikan, Hyun chan jangan pernah merasa bersalah ya.
Hyun chan gak salah kok. Aku senang membantu Hyun chan, karna Hyun chan adalah sahabatku.
Aku titip Young chan ya. Aku percayakan Young chan pada Hyun chan.
Dan yang terakhir jangan marah ya kalau aku ucapkan terima kasih.
Good bye, Hyun chan.
Senang sekali bisa mengenalmu.
Kyu Jong.
” Kyu Jong ~~ Terima kasih. Kamu sahabat terbaikku “, aku mengusap airmataku dan berusaha untuk tersenyum.
” Aku berjanji “
====================================================
08.15 pm.
Hotel Wakkanai.
Aku masih belum bisa pulang ke Tokyo.
Karna aku gak tahu mau ngomong apa ke Young Saeng.
Kalau mengatakan kebenaran yang sesungguhnya, aku takut Young Saeng akan benar-benar terpukul setelah kepergian Kyu Jong.
Apa lagi Young Saeng masih sakit.
Apa seharusnya aku berbohong aja ?
Tiba-tiba ponselku berdering.
Dari Jung Min.
” Halo ? “
” Manajer Hyun, Gawat !!
” Kenapa ? “
” Saya lalai menjaga Young chan, Young chan gak ada di tempat “
” Apa ? “
” Kemungkinan Young chan ke Wakkanai sendirian ”
” Iya, aku mengerti “
Aku langsung keluar mencari Young Saeng.
=======================================================
09.25 pm
Di taman.
Setelah mencari, rupanya Young Saeng lagi duduk-duduk di ayunan.
Aku menghampirinya.
” Kenapa kamu di sini ? Bukannya aku melarangmu untuk kembali ke Wakkanai ? “
” … “, Young Saeng hanya terdiam dan menunduk.
” Kenapa kamu diam aja ! “, aku menarik tangganya agar dia berdiri.
” Jawab aku ! “, teriakku di wajahnya.
” Maaf ~~ “, katanya pelan.
” Kenapa minta maaf ? “, marahku.
” Aku kangen sama Kyu chan. Ingin, ingin sekali bertemu dengannya… “, jawabnya sambil menangis.
” Maaf ~~ “, aku langsung memeluknya.
” Kyu Jong udah pergi. Pergi ke tempat yang sangat jauh, jauh sekali “, kataku.
” Walaupun begitu, aku tetap akan menunggu Kyu chan di sini. Karna aku udah janji dengan Kyu chan untuk menyanyikan lagu Ageha di sini sebagai seorang penyanyi yang terkenal “
Young Saeng kembali duduk di ayunan.
” Seharusnya kamu sadar ! Kyu Jong udah meninggal, tahu !! “, teriakku sambil mencengkram pundaknya.
” … “
” Kyu Jong yang kamu kenal itu udah meninggal kemarin “, jelasku.
” Bohong “, katanya sambil menatapku.
” … “
” Manajer Hyun bohong !! “, Young Saeng langsung mendorongku.
” Itu bohong kan ? “, tanyanya sekali lagi.
” Kau gak yakin dengan ku ? Tataplah mataku ini, apa kah aku ini sedang berbohong ? “
Young saeng terdiam sejenak.
” Kyu Jong telah meninggal kemarin sore di sini “, jelasku.
” Kyu chan masih menungguku “, kata Young Saeng tersenyum.
Kemudian dia berjalan ke bangku taman yang gak jauh dari ayunan.
Aku pun mengikutinya.
” Kyu chan, aku datang. Seperti janjiku, aku akan menyanyikannya untuk Kyu chan “, katanya.
Young Seang pun mulai menyanyikan lagu Ageha.
Nage tsuketa sabishisa wo (The loneliness you threw)
Yuki de katamete (Was frozen by the snow)
Kimazui mama hana wa saki (Awkwardly, the flower bloom)
Kimi wa yuku (And you slipped away)
Ano hi kimi no yume wo hagurakashite gomen (Sorry that I avoided your dream that day)
Boku dake ga oite yukare sou de (It seems like I am the only one being left behind)
Ageha chou otta ano natsu no hi (We chased the butterfly on that summer day,)
Mou ichido anna fuu yume tsukamaerareru (I can capture my dream once again like that)
Sou shinyuu no kimi naraba (Yeah, if you are my best friend)
Tomodachi ni kakomarete (You are surrounded by friends)
Akushu kawasu kimi (Shaking hands with them)
Boku dake ga sukoshi hanare (Only I sent you off at the platform)
Miokutta Hoomu (With a little distance)
Imi sae wakarazu ni (Without even knowing why)
Issho ni utatteta ano uta no setsuna sawo shitta yo (Now I understand the sorrow of that song we sang)
Tabidachi iza wakare no toki (When it comes to a farewell of departure)
Kimi he to ano uta kuchibue ni shite fuku (I will whistle that song for you)
“Sayonara” no kawari ni (Instead of saying goodbye)
Ugoku ressha no mado koshi ni (Across the moving train’s window)
Me to me ga atta (Our eyes met)
Kimi ga yasashiku warau kara (You smiled at me gently)
Naki sou ni natta (Made me felt like crying)
Ageha chou otta ano natsu no hi (We chased the butterflies on that summer day)
Mou ichido anna fuu yume oikaketai yo (I can capture my dream once again like that)
Sou shinyuu no kimi no you ni (Yeah just like how you do, my best friend)
Ageha chou otta ano natsu no hi (On that summer day when we chased the butterflies)
Yakusoku shita yo ne tatoe hanaretatte (Did we not make a promise, even though we were far apart)
Sou shinyuu de iyou ne, to (That we will always be friends, right?)
Ae nai hibi mo (Even in the days that we are apart)
Sou shinyuu to yobaseteyo (Please let me refer to you as my best friend)
Shinyuu de isasete yo (Let me be your best friend)
Sincerely yours with all my heart…
Setelah selesai menyanyikan lagu Ageha.
Tiba-tiba aku melihat sosok Kyu Jong muncul di hadapan Young Saeng.
Kyu Jong sedang duduk di bangku.
Aku gak percaya dengan apa yang aku lihat ini.
” Kyu chan, aku sudah menepati janjiku “, kata Young Saeng.
Kyu Jong hanya tersenyum.
” Kyu chan tidak melupakanku kan ? Kyu chan gak membenciku kan ? “, tanya Young Saeng.
Kyu Jong perlahan-lahan mendekati Young Saeng dan langsung memeluknya.
Meskipun Kyu Jong gak mengatakan apa-apa, tapi aku bisa menebaknya bahwa Kyu Jong sangat menyayangi Young Saeng.
- Manajer Hyun PoV End -
________________________________
End
credit: peaprincess501.wordpress.com
posted by Ririn@thehonesty7.blogspot.com
Take this out with full credit, please!
Take this out with full credit, please!
0 komentar:
Posting Komentar